Kang IR [ Individual Reviews ]

July 6, 2011

Sadar Cinta

Filed under: Reaksi,Refleksi — irfanantono @ 6:57 am

Namanya begitu dalam terukir di hati. Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa dapat mencintainya. Dari sekian banyaknya wanita cantik yang kulihat, maka ia adalah yang tercantik di antara mereka. Senyumnya luar biasa indahnya, seolah mampu menghentikan detak jantung selama sekian detik. Ooh, ia begitu elok dan menggemaskan ketika dipandang.
Tatap sendu kesedihan yang kadang muncul dari matanya sungguh tak sempat membuatku untuk bersabar. Aku sedih setiap kali melihatnya seperti itu. Lebih sedih lagi ketika ia berusaha menutupi kesedihannya di balik tubuh orang-orang. Ia sembunyi dariku. Entah kenapa. Ketika ku tanya apa yang telah menimpanya, ia selalu terdiam menutup segalanya. Ia membuatku semakin galau dan khawatir akan dirinya, dua hal yang membuatku seolah tak mampu berhenti untuk semakin mencintainya.
Namun, apa yang dapat kulakukan. Ia selalu saja memintaku untuk mencintai orang lain saja. Aku tak pernah tahu apa ia benar-benar tak menerimaku ataukah hanya sekedar mengujiku saja. Hati ini serasa begitu yakin bahwa ada ruang untukku dalam hatinya. Tapi apa yang dapat kulakukan, ia selalu menunjukkan hal yang sama ketika ku mulai mengeluarkan kata pengharapan untuknya.
Aku ingin memilikinya, bersama mengisi kehidupan dunia yang fana dan pasti berakhir. Aku ingin hidupku bernilai tinggi dengannya. Aku begitu yakin dengan apa yang kurasakan dari hatinya. Tetapi, aku berbalik ragu setelah mendengar ungkapan-ungkapannya. Ia seolah tak menerimaku, menolakku dengan halus kata. Tak ayal lagi, akupun merasa kandas. Aku curiga dengan perasaanku sendiri. Aku berusaha lebih percaya dengan apa yang ia katakan daripada apa yang kurasakan.
Tak hanya sekali ini ku merasa kandas. Aku selalu saja tak bisa mengalihkan hatiku pada selainnya. Berkali-kali ku menyampaikan asaku kepadanya, berkali-kali pula aku memperolah jawaban yang sama. Andai saja ada yang bertanya padaku apakah aku pernah patah hati, maka ia akan mendapatkan jawaban yang unik dari lainnya. Aku mengalami berkali-kali patah hati, dari satu orang wanita saja.
Ooh tidak, harusnya bukan patah hati yang kusebutkan. Kurasa ia hanya tak ingin menjalin cinta denganku. Ia enggan untuk memenuhi apa yang kuharapkan darinya. Aku ingin ia mencintaiku dan bersama mengisi dunia.
Ia bilang ia merasa tak pantas untuk bersanding dengan orang sepertiku. Ia merasa rendah. Apa ini, kadang aku berfikir dan ingin menyampaikan padanya bahwa aku tak setinggi apa yang ia sampaikan padaku. Sesekali aku pun merasa curiga dan ingin menyampaikan padanya bahwa aku tak serendah apa yang ia lihat dan tak sampaikan. Aku berusaha menghilangan prasangka buruk terhadapnya. Ia hanya tak ingin menjalin cinta denganku.
Aaah, keindahan yang kulihat itu adalah karena cinta. Begitu juga kesedihan, kegalauan, kekhawatiran, pengharapan, curiga, dan prasangka, semua itu bersamaan dengan cinta. Kenapa aku tak mencoba saja untuk mencintai orang lain. Entahlah, yang jelas, Allah berkuasa atas segala sesuatu.

Advertisement

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.